Damai Dunia Maya , Damaikan Dunia Kita

Peran Pemuda Mencegah Terorisme

Peran Pemuda Mencegah Terorisme

Sudah tak asing lagi , apa yang terjadi di dunia maya (internet) ternyata berdampak juga di dalam dunia nyata. Beberapa kali kubaca berita ada orang yang berantem gara-gara status di sosmed, ada siswa sekolah yang tawuran gara-gara saling ejek, ada pengguna twitter yang di bully habis-habisan karena menghina sebuah kota, ada pemuda yang babak belur karena menghina sebuah suku dalam status facebooknya bahkan ada orang yang kepalanya panas karena akun sosmed yang berisi penjelakan-penjelekan ke Agama tertentu.

Nah, kalau dunia maya bisa bikin kita berpecah kenapa gak sebaliknya kita bikin dunia maya justru mendamaikan dunia kita. Karena damai dunia Maya Insya Allah juga mendamaikan dunia kita neh.

Salah satu caranya menyebar perdamaian ialah dengan cara bergabung komunitas web damai online seperti damai.id atau bisa juga menulis hal-hal yang selalu menentramkan antar umat beragama di setiap kata yang kita sebar di sosial media. Jangan ikut-ikutan share hal yang malah memecah belah suku,ras, dan Agama tertentu. Apalagi yang kita share ulang itu kadang hoax (berita boongan).

Jangan kita menebar perpecahan, alangkah indahnya menjaga perdamaian yang sudah dianugerahkan kepada negara Kita.Yuk bersilaturahmi di dunia maya.

#DamaiDalamSumpahPemuda

Peran Yang Muda Mencegah Terorisme Di Indonesia

Tak bisa dipungkiri lagi zaman sekarang para pemuda di Indonesia sudah semakin maju, sudah semakin canggih sehingga dalam penyebaran informasi tidak jarang yang muda lah yang berperan penting. Apabila para pemuda-pemudinya baik maka baik pulalah masa depan bangsa.

Sebagai salah satu pemuda bangsa Indonesia , aku sangat jengkel dengan kekerasan yang mengatasnamakan Agama. Yah walau jujur belum bisa beri apa-apa untuk bangsa ini setidaknya aku tidak melakukan hal yang merugikan negara seperti salah satunya ikut dalam kelompok Radikal Terorisme.

Kadang aku termenung , kok di zaman yang serba maju ini masih ada sih pemuda yang terjerumus dalam aksi terorisme yang sampai mengorbankan diri dan lebih parah lagi justru mengorbankan nyawa-nyawa orang tak bersalah lainnya yang katanya atas dasar Agama. Entah karena lingkungannya yang mendorongnya bisa masuk ke aksi tak benar tersebut atau mungkin karena frustasi pada hidupnya yang “galau” lalu memilih bergabung dengan aksi kekerasan yang sangat berbahaya baik di dunia maupun di akhirat.

Sayang sekali ketika kita masih diberi kesempatan untuk berkarya selagi muda justru kesempatan itu dibuang sia-sia dengan aksi sesat. Aku sendiri sempat mengalami fase “galau berat” dalam hidup dan jujur sempat terfikir untuk mengambil aksi nekat untuk mengakhiri hidup. Tapi beruntung aku masih diberi keluarga,teman dan komunitas yang selalu support membuat aku tak sampai melakukan hal yang nekat seperti bergabung dengan aliran keras suatu agama.

Dari pengalamanku yang sempat terpuruk beberapa tahun lalu hingga sekarang aku masih proses bangkit. Aku ingin share sedikit buat teman-teman agar tetap bisa dijalur yang positif dan yang lebih penting lagi agar kita bisa berperan menuntun orang sekitar kita agar terhindar dari hal negatif terorisme.

  1. Untuk pemuda jiwa yang sedang galau yang biasanya mudah terpengaruh : perlu diingat separah apapun kepahitan hidup yang kita alami ini bukanlah yang terburuk, jadi jangan sampai ambil aksi nekat dan jangan mudah tertipu daya dengan ajakan orang yang menjanjikan surga ataupun kemegahan. Lebih baik jalani hidup apa adanya dulu walaupun pahit karena ALLAH memberikan cobaan / ujian selalu sepaket dengan solusinya. Intinya sih sabar dan tegar. Jangan ambil jalan instan menuju surga, karena belum tentu benar aksi nekat kita menghasilkan surga seperti orang tertentu janjikan.
  2. Untuk pemuda beruntung yang masih diberi kesempatan berkarya dan belum galau : Nah disinilah kita harus berperan menyebarkan info info posiitf, jika kalian aktif di dunia maya seperti sosial media dan blog . Buatlah akun kalian menjadi akun yang positif menyebarkan info yang jauh dari memecah belah. Jangan suka ikutan share hal-hal yang berbau SARA. Akan lebih bagus lagi jika bertindak dalam hal nyata. Misalnya saat kamu memiliki teman yang kelihatannya galau atau sudah mulai mengasingkan diri dengan pemahaman agama yang keras menjerumus ke terorisme . Dekatilah teman kalian tersebut ajaklah bersosialisasi . Jika ada komunitas yang positif ajaklah teman tersebut. Seperti aku pribadi Alhamdulillah saat galau terhadap dunia, masih ada teman-teman komunitas Blogger Banua yang bisa menghiburku.

Terlebih lagi bulan oktober menjelang sumpah pemuda neh, walaupun kadang-kadang kjta lupa apa isi sumpah pemuda , namun akan lebih baik lagi kita mengingat sumpah pemuda dengan aksi yang nyata seperti salah satunya ialah terus menjaga kedamaian . Kita mulai dari diri sendiri dulu lalu tularkan ke sekitar kita baik dalam dunia nyata maupun dunia maya. Say No To Terrorism. Mending yang ngehasilin daripada yang ngerusak, gak perlu kekerasan untuk kedamaian di Indonesia yang sudah merdeka.

Peran Pemuda Mencegah Terorisme

Peran Pemuda Mencegah Terorisme

Note : (Blogger Banua = Komunitas Blogger di Kalimantan Selatan yang aku dan teman-teman dirikan sejak hampir 5 tahun lalu dan hingga sekarang terus aktif merangkul para remaja yang rajin online untuk ikut lebih positif lewat blog)

#DamaiDalamSumpahPemuda